Posted by: dinparprob | December 19, 2008

Gereja Merah Kebanggaan Indonesia

gereja-merah1Gereja GPIB Immanuel, mendapat sebutan sebagai gereja merah karena seluruh ornamen bangunan yang berdiri abad ke-19 tersebut berwarna merah. Kesan merah menyala tidak bisa dilepaskan saat pertama kali melihat gereja ini.

Gereja merah ini dibangun oleh Pendeta Pati Rajawane, berdiri pada masa Belanda di bawah kepemimpinan Bupati Meijer, Bupati Probolinggo pertama. Hampir seluruh ornamen bangunan gereja yang berusia 147 tahun ini berwarna merah. Geraja bertambah unik karena konstruksi, dinding, atap sampai anak tangga yang menuju mimbar khotbah terbuat dari baja.

Bangunan gereja yang rangkanya menganut sistem bongkar pasang ini dikirim langsung dari Belanda. Konon bangunan gereja tersebut hanya ada dua di dunia, di negeri Belanda dan di Kota Probolinggo. Bahkan, di gereja merah ini terdapat sebuah kitab suci kuno yang masih terjaga (AlKitab) yang berbahasa Belanda cetakan 1681.

Karena berbagai keistimewaan yang ada, gereja merah ini menjadi pusat peribadatan umat Nasrani di Probolinggo. Apalagi menjelang datangnya perayaan Natal. Hal tersebut dibenarkan oleh Pendeta Tan Tacazini. Tan Tacazini menambahkan, warna merah yang melekat pada gereja merah ini mempunyai arti darah pengorbanan Yesus Kristus yang tertumpah dalam menebus dosa umatnya.
(Metrotvnews.com)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: